5 Fakta Menarik Etnis Uighur yang di duakan China


Image Pinterest

Akhir-akhir ini China menjadi perhatian Dunia dimana pelanggaran yang dilakukan oleh pemerintah setempat sangatlah kuat telah melakukan pelanggaran-pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) kepada sebagian Etnis minoritas disana yaitu Etnis Uighur.

Sangat beragam pelanggaran HAM yang dilakukan oleh pemerintah setempat. Dari pemaksaan asimilasi budaya dan pembatasan free dalam beragama. 

Dari berbagai kasus yang sedang di alami kaum Muslimin Uighur, berikut ini Fakta menarik tentang Etnis Uighur yang patut diketahui.

1. Asal  

Etnis Uighur  merupakan keturunan Turki yang menduduki provinsi Xinjiang di China. Mayoritas Bangsa Uighur berpemukiman di lembah Tarim, Junghar, dan Turpan. Lembah ini juga sering disebut dengan "Uighuristan","Turkistan Timur", dan "Turkistan China".

Berdasarkan sejarah, bangsa Uighur ini sudah lama menempati wilayah mereka tempati sekarang selama 2000 tahun lamanya. Tetapi, pihak pemerintah China menyebutkan wilayah mereka adalah wilayah warisan sejarah negara mereka sehingga mereka sangat bersikeras untuk mengambil alih kembali wilayah mereka padahal wilayah Uighur adalah wilayah suku Uighur asli.

2. Ciri-ciri 

Untuk Ciri-ciri mereka tidak begitu beda dengan Turki dan tentunya tidak sama dengan China kebanyakan. Mereka berbadan Tegap, tinggi, memiliki mata biru dan berwarna kulit terang. Dan mereka berkata sipit tapi tidak seperti China kebanyakan.

3. Berparas Aduhai

Suku Uighur memiliki paras Ganteng dan Cantik. Karena percampuran antara Turki dan China. Bahkan salah seorang dari suku Uighur dinobatkan menjadi wanita tercantik se Asia sebagaimana di publish oleh I-Magazine di tahun 2017.

4. Kepercayaan dan Budaya

Walaupun mereka mendiami China sudah terbilang sudah cukup lama tetapi Budaya mereka tidak seperti budaya China umum nya. Mereka memiliki kultur budaya yang sangat erat dengan budaya Asia Tengah.

Penduduk Uighur pada umum nya pemeluk Islam yang sangat mengikuti Islam Sunni.

5. Di sebut Separatis

Perbedaan agama dan budaya membuat mereka di Intimidasi. Pihak Pemerintah China menyebut mereka sebagai separatis. Sehingga pemerintahan China sekarang berupaya menghilangkan budaya dengan asimilasi.


Source **kumparan




Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel